Rabu, 22 Mei 2019


Nama   : Putri Anggraini
NPM   : E1I016005
Tugas Konservasi Sumberdaya Hayati Laut

CAGAR ALAM DAN SUAKA MARGA SATWA
1.      Cagar Alam


Cagar alam adalah kawasan hutan yang dilindungi karena memiliki keunikan tumbuhan, satwa dan ekosistemnya. Biasanya tumbuhan dan satwa dalam kawasan cagar merupakan asli daerah tersebut, tidak didatangkan dari luar. Perkembangannya pun dibiarkan alami apa adanya. Pengelola hanya memastikan hutan tersebut tidak diganggu oleh aktivitas manusia yang menyebabkan kerusakan. Menurut Undang-Undang No.5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, pengertian cagar alam adalah sebagai berikut:
Kawasan suaka alam karena keadaan alamnya mempunyai kekhasan tumbuhan, satwa, dan ekosistemnya atau ekosistem tertentu yang perlu dilindungi dan perkembangannya berlangsung secara alami.
Contoh Cagar Alam         
  • contohnya seperti cagar alam kelam sintang,
  • cagar alam arjuno lalijiwo,
  • cagar alam pulau kaget,
  • cagar alam kebun raya cibodas,
  • cagar alam kepulauan karakatau, dll
  •  
Karakteristik Cagar Alam
Selain mengerti tentang pengertian dari cagar alam yang dipaparkan diaatas tentu, masih ada lagi penjelasan yang akan kami berikan yakni mengenai karakteristik dari cagas alam. Untuk itu penjelasan mengenai Karakteristik cagar alam, akan dijelaskan dibawah ini :
  1. Memiliki keanekaragaman jenis tumbuh-tumbuhan dan juga ekosistem.
  2. Mewakili formasi dari biota tertentu dan jugu unit penyusunnya.
  3. Memiliki kondisi alam yang alami dan juga belum terganggu dengan campur tangan manusia.
  4. Memiliki komunitas tumbuh-tumbuhan dan juga ekosistem yang langka atau juga keberdadaannya yang hampir punah.
  5. Memiliki ciri khas potensi yang menjadi contoh bagi ekosistem yang keberadaannya membutuhkan sebuah upaya pelestarian dan juga perlindungan.
  6. Memiliki luas yang cukup di dalam bentuk tertentu, yang mana nantinya dapat mendukung pengelolaan dan juga menjamin kelangsungan ekologis secara alami.

Tujuan Cagar Alam
Setelah mengerti mengenai pengertian dan karakteristik yang dijelaskan diatas maka dibawah ini akan dijelaskan tujuan dari cagar alam. Tujuan utama dari cagar alam ini adalah untuk Melindungi ekosistem yang ada di wilayah cagar alam agar tetap lestari serta tidak punah.

Manfaat dan fungsi cagar alam
Adapun manfaaat dan fungsi dari cagar alam diantaranya sebagai berikut :
  1. Melindungi flora serta fauna dari ancaman kepunahan.
  2. Menjaga kesuburan tanah.
  3. Mengatur tata air.
  4. Menjadi tempat/obyek wisata.
  5. Menambah sumber devisa negara.
  6. Menjadi tempat belajar di lapangan (praktek).
  7. Menjadi tempat penelitian.

Kriteria kawasan cagar alam
  1. Mempunyai keanekaragaman jenis tumbuhan serta satwa dan tipe ekosistem
  2. Mewakili formasi biota tertentu dan juga atau unit-unit penyusunnya
  3. Mempunyai kondisi alam, baik biota ataupun juga fisiknya yang masih asli serta tidak atau juga belum diganggu manusia
  4. Mempunyai luas yang cukup serta juga bentuk tertentu supaya menunjang pengelolaan yang efektif dan juga menjamin keberlangsungan proses ekologis dengan secara alami
  5. Mempunyai ciri khas potensi serta juga dapat merupakan contoh ekosistem yang keberadaannya memerlukan upaya konservasi.



2.      Suaka Margasatwa

Suaka Margasatwa adalah kawasan suaka alam yang mempunyai ekosistem asli dan ciri khas berupa keanekaragaman dan atau keunikan jenis satwa yang untuk kelangsungan hidupnya dapat dilakukan pembinaan terhadap habitatnya.
Tujuan dibangun Cagar alam
melindungi dan melestarikan kelangsungan hidup satwa tertentu agar tidak punah.

Manfaat dan fungsi suaka margasatwa
untuk penelitian, ilmu pengetahuan,pendidikan, menunjang budidaya, pariwisata, dan rekreasi.

Kriteria kawasan suaka margasatwa :
1.      merupakan tempat hidup dan perkembangbiakan dari jenis satwa yang perlu dilakukan upaya konservasinya;
2.      merupakan habitat dari suatu jenis satwa langka dan atau dikhawatirkan akan punah;
3.      memiliki keanekaragaman dan populasi satwa yang tinggi;
4.      merupakan tempat dan kehidupan bagi jenis satwa migran tertentu; dan atau
5.   mempunyai luasan yang cukup sebagai habitat jenis satwa yang bersangkutan.

Contoh Suaka Margasatwa yang ada di Indonesia
Beberapa contoh suaka margasatwa yang berada di Indonesia yang terbetang dari Sabang hingga Merauke antara lain:
  • Balai Raja (Sumatera)
  • Kerumutan (Sumatera)
  • Muara Angke (Jakarta)
  • Gunung Sawal (Jawa Barat)
  • Pulau Kaget (Kalimantan)
  • Kateri (Nusa Tenggara Timur